PENGUMUMAN # Selamat Datang di Portal Resmi Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam — Layanan Pelimpahan Porsi, Pembatalan Haji, dan Rekomendasi Paspor dibuka Setiap Hari Kerja pukul 08:00 - 16:00 WIB. #

KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH KOTA BATAM

Portal Resmi Berita & Informasi Haji Umrah — plhutbatam.id
Logo Kemenhaj
Batam & Kepri

Kepala Kemenhaj Batam Ajak Guru Pai Rencanakan Haji sejak Dini

Syahbudi 27 Oktober 2026 -- 12:55:53 88 Dilihat
Kepala Kemenhaj Batam Ajak Guru Pai Rencanakan Haji sejak Dini

BATAM (Kemenhaj) — Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam, Syahbudi, mengajak para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP se-Kota Batam untuk memahami kebijakan penyelenggaraan haji dan umrah sekaligus menanamkan kesadaran pentingnya merencanakan ibadah haji sejak usia muda.

Ajakan tersebut disampaikan Syahbudi saat menjadi narasumber dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI tingkat SMP se-Kota Batam yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Selasa (27/10/2026) pagi.

Dalam pemaparannya yang mengangkat tema “Mulai dari Muda, Niatkan Haji Sejak Dini”, Syahbudi menjelaskan bahwa masa tunggu keberangkatan haji di Kota Batam diperkirakan mencapai sekitar 29 tahun. Kondisi ini perlu menjadi perhatian masyarakat, khususnya kalangan usia produktif, agar dapat merencanakan pendaftaran haji lebih awal sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku.

“Pendaftaran haji sejak dini merupakan salah satu bentuk ikhtiar dalam merencanakan ibadah. Dengan masa tunggu yang panjang, masyarakat perlu mempersiapkan diri sejak usia produktif, baik dari sisi keuangan, kesehatan, pengetahuan manasik, maupun kesiapan keluarga,” jelas Syahbudi.

Ia menegaskan, pendaftaran lebih awal bukan berarti seseorang pasti berangkat pada usia tertentu. Jadwal keberangkatan tetap mengikuti nomor porsi, kuota haji, kebijakan pemerintah, serta pemenuhan persyaratan yang ditetapkan.

Syahbudi juga mengingatkan agar masyarakat merencanakan pendaftaran haji secara bijak, tanpa mengabaikan kebutuhan pokok keluarga, pendidikan anak, dan kewajiban keuangan lainnya. Menurutnya, niat menunaikan ibadah haji harus disertai ikhtiar yang realistis dan tidak mendorong masyarakat mengambil pinjaman yang memberatkan.

Selain membahas pentingnya pendaftaran haji lebih awal, Syahbudi memaparkan kebijakan haji dan umrah, termasuk ketentuan bagi masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 mengatur persyaratan keberangkatan bagi orang yang pernah berhaji, yakni paling singkat 18 tahun sejak haji terakhir, dengan pengecualian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya memilih penyelenggara perjalanan ibadah umrah yang memiliki izin resmi. Masyarakat diminta mencermati paket perjalanan, visa, fasilitas, jadwal keberangkatan, serta seluruh ketentuan pembayaran agar terhindar dari penawaran yang tidak bertanggung jawab.

Guru PAI Didorong Jadi Penggerak Literasi Haji

Syahbudi menilai guru PAI memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi keagamaan yang benar kepada peserta didik, keluarga, dan masyarakat. Melalui lingkungan pendidikan, para guru dapat membantu meluruskan pemahaman tentang ibadah haji dan umrah serta mendorong masyarakat memperoleh informasi dari sumber resmi.

Ia berharap pesan tentang pentingnya merencanakan haji sejak dini dapat diteruskan kepada generasi muda sehingga tumbuh kesadaran untuk mempersiapkan ibadah sejak awal, sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Ketua MGMP PAI tingkat SMP se-Kota Batam, H. Satar, menyampaikan terima kasih kepada Syahbudi atas kesediaannya menjadi narasumber dan memberikan penjelasan mengenai kebijakan haji dan umrah kepada para guru.

Ia berharap materi yang disampaikan dapat menambah wawasan para guru sekaligus menjadi bekal untuk menyampaikan informasi yang tepat kepada peserta didik dan masyarakat.

Kegiatan MGMP PAI tingkat SMP se-Kota Batam tersebut dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan sebagai wadah bagi para guru untuk berdiskusi, berbagi pengetahuan, serta meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Hj. Eva Yenida, Ketua MGMP PAI SMP H. Satar, Sekretaris MGMP, Sub Fahamsyah, serta para guru Pendidikan Agama Islam tingkat SMP se-Kota Batam.

Melalui kegiatan ini, Kemenhaj Kota Batam berharap sinergi dengan dunia pendidikan semakin kuat, terutama dalam membangun literasi haji dan umrah yang benar, mendorong perencanaan ibadah sejak dini, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan menuju Baitullah dengan ilmu, kemampuan, dan kesiapan yang memadai. (Sbd).

BERITATERBARU
1/1
Layanan Informasi Haji dan Umrah

Butuh bantuan informasi seputar pendaftaran, porsi haji, atau rekomendasi travel umrah?

WhatsApp Hotline