BATAM (Kemenhaj) — Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam, Syahbudi, menyampaikan informasi mengenai Rencana Perjalanan Haji (RPH) Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi sebagai pedoman bagi calon jemaah haji dalam mempersiapkan keberangkatan ke Tanah Suci. Senin (26/10/26).
Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tentang Rencana Perjalanan Haji Tahun 1448 H/2027 M, rangkaian operasional penyelenggaraan ibadah haji telah dijadwalkan mulai April hingga Juni 2027.
Syahbudi mengimbau calon jemaah haji Kota Batam untuk mencermati jadwal tersebut dan mempersiapkan seluruh kebutuhan keberangkatan, mulai dari kelengkapan dokumen, pemeriksaan istitaah kesehatan, pelunasan biaya perjalanan ibadah haji sesuai ketentuan, hingga kesiapan fisik dan mental.
“Rencana perjalanan haji ini menjadi pedoman penting bagi calon jemaah untuk mempersiapkan diri sejak dini. Kami mengimbau seluruh calon jemaah agar terus mengikuti informasi resmi dari Kemenhaj serta berkoordinasi dengan petugas apabila terdapat hal-hal yang perlu dikonfirmasi,” ujar Syahbudi.
Berdasarkan dokumen RPH tersebut, jemaah haji mulai masuk asrama haji pada 10 April 2027, sedangkan pemberangkatan gelombang pertama dari Tanah Air menuju Madinah dimulai pada 11 April 2027. Selanjutnya, pemberangkatan gelombang kedua dari Tanah Air menuju Jeddah dijadwalkan mulai 26 April 2027.
Adapun batas akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang kedua dari Tanah Air menuju Jeddah ditetapkan pada 10 Mei 2027, dengan penutupan kedatangan di King Abdul Aziz International Airport, Jeddah, pada pukul 24.00 waktu Arab Saudi.
Wukuf di Arafah 15 Mei 2027
Salah satu tahapan utama dalam pelaksanaan ibadah haji adalah wukuf di Arafah yang dalam RPH dijadwalkan pada 15 Mei 2027, bertepatan dengan 9 Zulhijah 1448 H. Sementara itu, Iduladha 1448 H dijadwalkan pada 16 Mei 2027.
Setelah rangkaian ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, pemulangan jemaah haji gelombang pertama dari Jeddah menuju Tanah Air dijadwalkan mulai 21 Mei 2027.
Sementara itu, pemulangan jemaah gelombang kedua dari Madinah menuju Tanah Air dimulai pada 5 Juni 2027. Berdasarkan dokumen tersebut, akhir pemulangan jemaah haji gelombang kedua dijadwalkan pada 19 Juni 2027, dengan kedatangan terakhir di Tanah Air pada 20 Juni 2027.
Dalam dokumen RPH juga disebutkan bahwa masa operasional pemberangkatan berlangsung selama 30 hari, terdiri atas 15 hari untuk gelombang pertama dan 15 hari untuk gelombang kedua. Masa operasional pemulangan juga berlangsung selama 30 hari, dengan pembagian yang sama untuk kedua gelombang.
Adapun rata-rata masa tinggal jemaah haji di Arab Saudi diperkirakan selama 38–40 hari.
Calon Jemaah Diminta Fokus pada Persiapan
Syahbudi menegaskan bahwa pemahaman terhadap jadwal perjalanan haji harus diiringi dengan kesiapan administrasi, kesehatan, dan pengetahuan manasik. Calon jemaah diharapkan tidak menunda penyelesaian tahapan persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Ia juga mengingatkan bahwa tanggal-tanggal dalam RPH menjadi pedoman perencanaan dan dapat mengalami penyesuaian apabila terdapat perubahan penetapan tanggal Hijriah atau jadwal penyelenggaraan ibadah haji oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
“Kami berharap calon jemaah haji Kota Batam dapat memanfaatkan waktu yang tersedia untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Jaga kesehatan, ikuti bimbingan manasik, lengkapi dokumen, dan pastikan seluruh tahapan persyaratan dipenuhi sesuai ketentuan,” tutupnya.
Kemenhaj Kota Batam berkomitmen untuk terus menyampaikan informasi resmi dan memberikan pelayanan kepada calon jemaah haji agar proses persiapan menuju musim haji 1448 H/2027 M dapat berjalan tertib, lancar, dan sesuai ketentuan. (Sbd).