BATAM (Kemenhaj) — Persiapan administrasi calon jemaah haji Kota Batam tahun 1448 H/2027 M terus menunjukkan kemajuan. Hingga Kamis (15/10/2026), Kantor Imigrasi Batam telah menerbitkan 64 buku paspor baru dari total 65 paspor yang diusulkan Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam.
Pada hari yang sama, pegawai Kemenhaj Kota Batam, H. Imron Rosadi, didampingi siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari SMKN 7 Batam, Alpin Faza, melakukan pemantauan langsung terhadap proses pembuatan paspor calon jemaah haji di Kantor Imigrasi Batam. Sebanyak 21 calon jemaah haji mengikuti proses pelayanan pembuatan paspor dalam kegiatan tersebut.
Pemantauan ini merupakan bagian dari upaya Kemenhaj Kota Batam untuk memastikan kesiapan dokumen perjalanan calon jemaah haji sejak dini. Paspor menjadi salah satu dokumen penting yang harus dipersiapkan untuk mendukung kelancaran tahapan administrasi penyelenggaraan ibadah haji.
H. Imron Rosadi mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengurusan paspor berjalan tertib dan sesuai dengan tahapan yang telah dijadwalkan. Menurutnya, kesiapan dokumen perjalanan perlu menjadi perhatian calon jemaah agar tidak menghambat proses administrasi menjelang penyelenggaraan ibadah haji.
“Kami terus mengawal proses pengurusan paspor calon jemaah haji agar berjalan tertib dan sesuai dengan tahapan yang telah dijadwalkan. Dokumen perjalanan merupakan salah satu persyaratan penting yang perlu dipersiapkan sejak dini. Karena itu, kami mengimbau calon jemaah untuk memastikan kelengkapan dokumen dan mengikuti jadwal pelayanan yang telah ditentukan,” ujar Imron.
Dari total 65 calon jemaah yang diusulkan untuk pengurusan paspor secara kolektif, terdapat satu orang yang belum dapat hadir karena masih berada di Papua dan belum memperoleh cuti untuk kembali ke Batam. Kondisi tersebut menjadi perhatian agar proses pemenuhan dokumen perjalanan dapat dituntaskan sesuai ketentuan yang berlaku.
Imron menambahkan, Kemenhaj Kota Batam terus berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Batam untuk mendukung penyelesaian pengurusan paspor bagi seluruh calon jemaah yang telah diusulkan.
“Kami berharap proses ini dapat segera tuntas, termasuk bagi calon jemaah yang saat ini belum dapat hadir karena masih berada di luar daerah, sehingga kesiapan administrasi jemaah haji tahun 1448 H/2027 M dapat berjalan optimal,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 64 buku paspor baru telah diterbitkan dari total 65 paspor yang diusulkan Kemenhaj Kota Batam. Capaian tersebut menjadi perkembangan positif dalam persiapan administrasi calon jemaah haji, sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi antara Kemenhaj dan Kantor Imigrasi dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Pengurusan paspor secara kolektif merupakan salah satu bentuk fasilitasi Kemenhaj Kota Batam untuk membantu calon jemaah mempersiapkan dokumen perjalanan secara terkoordinasi. Melalui upaya ini, diharapkan proses administrasi dapat berjalan lebih efektif dan seluruh persyaratan dapat dipenuhi sesuai ketentuan.
Keterlibatan siswa PKL SMKN 7 Batam dalam kegiatan pemantauan tersebut juga memberikan kesempatan untuk mengenal secara langsung proses pelayanan publik dan koordinasi antarinstansi. Pengalaman ini menjadi bagian dari pembelajaran praktik kerja di lingkungan pemerintahan, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat.
Kemenhaj Kota Batam berkomitmen untuk terus mengawal kesiapan administrasi calon jemaah haji, memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, serta memberikan pelayanan yang tertib dan optimal demi mendukung kelancaran persiapan keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci pada musim haji 1448 H/2027 M. (Sbd).