PENGUMUMAN # Selamat Datang di Portal Resmi Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam — Layanan Pelimpahan Porsi, Pembatalan Haji, dan Rekomendasi Paspor dibuka Setiap Hari Kerja pukul 08:00 - 16:00 WIB. #

KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH KOTA BATAM

Portal Resmi Berita & Informasi Haji Umrah — plhutbatam.id
Logo Kemenhaj
Batam & Kepri

Monitoring Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji 2027, Kemenhaj Batam Pastikan Proses Istitaah Berjalan

Sbd 14 Oktober 2026 -- 10:43:55 22 Dilihat
Monitoring Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji 2027, Kemenhaj Batam Pastikan Proses Istitaah Berjalan

BATAM (Kemenhaj) — Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam, Syahbudi, melakukan monitoring pelaksanaan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji Kota Batam tahun 1448 H/2027 M, di Puskesmas Sei Panas. Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan proses pemeriksaan kesehatan berjalan sesuai tahapan sebagai dasar penetapan istitaah kesehatan jemaah haji.

Dalam monitoring tersebut, Syahbudi didampingi Hj. Sri Mulelni, Kepala Seksi Pelayanan dan Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj Kota Batam. Turut hadir dr. Nazia dari Dinas Kesehatan Kota Batam dan dr. Fulristami Zaenab dari Puskesmas Sei Panas yang terlibat dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji.

Dalam keterangannya, dr. Nazia menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji di puskesmas dijadwalkan berlangsung pada 7–17 Oktober 2026, sedangkan pemeriksaan medical check-up (MCU) di klinik dilaksanakan pada 8–24 Oktober 2026. Rumah sakit, klinik, dan laboratorium yang telah ditunjuk juga dilibatkan untuk mendukung pemeriksaan lanjutan.

Menurutnya, proses pemeriksaan dan penginputan data kesehatan jemaah masih berlangsung. Data hasil pemeriksaan akan diproses melalui sistem yang digunakan dalam pelayanan kesehatan jemaah haji, seperti Siskohatkes.

Bagi calon jemaah yang sedang berada di luar Kota Batam, pemeriksaan dapat dilakukan di fasilitas kesehatan setempat dengan dukungan sistem nasional dan koordinasi petugas. Sementara itu, bagi jemaah yang berada di luar negeri atau mengalami kendala untuk hadir langsung, Dinas Kesehatan akan mengkoordinasikan alternatif pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pemeriksaan awal melalui konferensi video apabila diperlukan.

Sementara itu, dr. Fulristami Zaenab menjelaskan bahwa pemeriksaan awal calon jemaah haji yang menjadi sasaran pelayanan Puskesmas Sei Panas dijadwalkan diikuti 18 orang. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap untuk menilai kondisi kesehatan awal jemaah sebelum dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium dan MCU di rumah sakit atau klinik.
Setelah hasil MCU tersedia, hasil pemeriksaan akan dibaca dan ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan. Calon jemaah yang memerlukan penanganan lebih lanjut akan dirujuk kepada dokter spesialis sesuai indikasi medis. Dengan demikian, penetapan status istitaah kesehatan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh, bukan hanya berdasarkan pemeriksaan awal.

Dalam kesempatan tersebut, Syahbudi menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan tahapan penting dalam persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, kesiapan kesehatan perlu menjadi perhatian sejak dini agar jemaah dapat mempersiapkan diri secara optimal sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

“Pemeriksaan kesehatan ini bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi, tetapi merupakan bagian penting untuk memastikan kesiapan jemaah dalam menjalankan ibadah haji. Kami mengimbau seluruh calon jemaah agar mengikuti setiap tahapan pemeriksaan sesuai jadwal, melengkapi dokumen yang diperlukan, serta mematuhi arahan petugas kesehatan,” ujar Syahbudi.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Kemenhaj, Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit, klinik, dan laboratorium agar proses pemeriksaan berjalan tertib, terkoordinasi, dan memberikan kepastian tindak lanjut bagi calon jemaah.

Kemenhaj Kota Batam mengimbau calon jemaah haji tahun 1448 H/2027 M untuk terus memantau informasi resmi dari petugas, hadir sesuai jadwal yang ditetapkan, serta segera menindaklanjuti apabila terdapat rekomendasi pemeriksaan tambahan atau rujukan medis.

Melalui monitoring dan koordinasi berkelanjutan ini, Kemenhaj Kota Batam berharap proses pemeriksaan kesehatan dapat berjalan optimal sehingga kesiapan jemaah dalam memenuhi persyaratan istitaah kesehatan dapat diketahui secara tepat sebelum memasuki tahapan penyelenggaraan ibadah haji berikutnya. (Sbd).

BERITATERBARU
1/1