PENGUMUMAN # Selamat Datang di Portal Resmi Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam — Layanan Pelimpahan Porsi, Pembatalan Haji, dan Rekomendasi Paspor dibuka Setiap Hari Kerja pukul 08:00 - 16:00 WIB. #

KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH KOTA BATAM

Portal Resmi Berita & Informasi Haji Umrah — plhutbatam.id
Logo Kemenhaj
Batam & Kepri

Tekankan Integritas dan Pengawasan, Tenaga Ahli Menteri Buka Capacity Building Kemenhaj Jabar di Batam

Sbd 09 Oktober 2026 -- 10:48:10 28 Dilihat
Tekankan Integritas dan Pengawasan, Tenaga Ahli Menteri Buka Capacity Building Kemenhaj Jabar di Batam

BATAM (Kemenhaj) — Tenaga Ahli Menteri Haji dan Umrah RI, H. Abdul Rahman Syah Putra Batubara, secara resmi membuka kegiatan Executive Capacity Building Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Barat bertema “Sinergi untuk Pelayanan Unggul: Penguatan Kepemimpinan, Kolaborasi, dan Service Excellence” di Batam View Beach Resort, Jalan Hang Lekir, Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 9–12 Oktober 2026, ini diikuti jajaran pimpinan Kanwil Kemenhaj Jawa Barat serta Kepala Kantor Kemenhaj dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan, meningkatkan kolaborasi, dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan haji dan umrah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro SDM, Muhammad Arif, yang mewakili Sekretaris Jenderal; Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Barat, Boy Hari Novian; perwakilan Kanwil Kemenhaj Kepulauan Riau, Hj. Afifah Mardiah; serta Kepala Kantor Kemenhaj Kota Batam, H. Syahbudi.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenhaj Kota Batam, H. Syahbudi, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia berharap Kota Batam menjadi tempat yang memberikan kesan positif sekaligus ruang untuk mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, dan memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Barat, Boy Hari Novian, menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan, soliditas tim, kemampuan menyelesaikan persoalan (problem solving), serta percepatan transformasi digital dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

“Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk muslim terbesar di Indonesia, Jawa Barat memiliki porsi jemaah haji dan pergerakan jemaah umrah yang besar secara nasional. Karena itu, kesiapan sumber daya manusia, soliditas tim, serta kemampuan penanganan krisis menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan yang unggul,” ujarnya.

Empat Arahan Strategis Tenaga Ahli Menteri

Dalam arahannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Tenaga Ahli Menteri Haji dan Umrah RI, H. Abdul Rahman Syah Putra Batubara, menekankan pentingnya kepercayaan diri, kompetensi, integritas, dan tanggung jawab kepemimpinan bagi seluruh Kepala Kantor Kemenhaj di daerah.

Ia mengingatkan bahwa setiap kepala kantor harus mampu menjalankan peran kepemimpinan secara optimal, mengambil keputusan secara tepat, serta menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan dengan cepat dan bertanggung jawab.

Abdul Rahman juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), terutama dalam memastikan legalitas penyelenggara dan melindungi masyarakat dari praktik penipuan yang merugikan jemaah.

Dalam arahannya, ia menyampaikan empat poin strategis yang perlu menjadi perhatian seluruh jajaran Kemenhaj.

Pertama, memperkuat kepercayaan diri dan kepemimpinan. Kepala Kantor Kemenhaj di daerah harus memiliki kepercayaan diri, memahami tugas dan kewenangannya, serta mampu menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pelayanan haji dan umrah di wilayah masing-masing.

Kedua, memperketat pengawasan travel umrah dan KBIHU. Para pimpinan daerah diminta aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilih penyelenggara yang memiliki izin resmi, sekaligus meningkatkan pengawasan dan menindaklanjuti indikasi pelanggaran sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Ketiga, meningkatkan kapasitas dan tata kelola keuangan. Seluruh jajaran didorong terus meningkatkan kompetensi, termasuk dalam pengelolaan anggaran dan perbendaharaan negara, serta mengembangkan kemampuan menyelesaikan persoalan secara cepat, tepat, dan akuntabel.

Keempat, menjaga integritas dan loyalitas. Setiap pimpinan dan aparatur harus menjunjung tinggi kejujuran, integritas, serta loyalitas terhadap tugas dan tanggung jawab. Pelayanan kepada jemaah wajib dilaksanakan secara profesional sesuai ketentuan, tanpa pungutan tidak sah maupun pembebanan biaya di luar aturan.

Perkuat Komitmen Pelayanan Unggul

Melalui kegiatan Executive Capacity Building ini, seluruh peserta diharapkan mampu memperkuat sinergi, meningkatkan kompetensi kepemimpinan, dan membangun budaya kerja yang profesional serta berorientasi pada kebutuhan jemaah.

Penguatan kapasitas aparatur, pengawasan yang konsisten, tata kelola yang akuntabel, dan integritas dalam bekerja menjadi fondasi penting untuk menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang semakin baik.

Dengan demikian, Kemenhaj diharapkan semakin siap memberikan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan humanis, sekaligus memastikan perlindungan jemaah menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas. (Sbd).

BERITATERBARU
1/1